Timbangan adalah alat yang sangat bermanfaat dalam jual beli terutama yang menggunakan ukuran sebagai faktor penentu harga. Timbangan adalah adalah alat yang dipakai melakukan pengukuran massa suatu benda. Timbangan/neraca dikategorikan kedalam sistem mekanik dan juga elektronik. Dulu timbangan masih berbentuk konvensional dengan bandul pemberat (seperti yang terdapat di pasar ikan/sayur) yang digunakan sebagai pembanding benda yang ditimbang. Kelemahan jenis manual atau analog adalah dimana hasil pengukuran kurang akurat sehingga pedagang kerap kali mengambil keuntungan dengan dari hasil pengukuran tersebut. Selain itu manipulasi timbangan juga banyak terjadi di saat penjual sudah kehilangan nilai kejujuran dalam melaksanakan jual beli. Manipulasi biasanya dilakukan dengan merubah kondisi bandul atau pemberat menjadi lebih berat sehingga hasil pengukuran akan membuat penjual diuntungkan. Contoh nyata yang penah terjadi dan mungkin juga pernah anda alami adalah ketika kita berbelanja lombok dipasar tradisional yang menjual lombok dengan harga Rp.68.000/Kg, kita membeli lombok 1/2 Kg dan membawanya pulang kerumah tanpa menguranginya. Sesaat dirumah kita coba timbang kembali, ternyata beratnya hanya 450gram. Padahal kita membeli 500gram, jadi bisa anda hitung sendiri nilai kerugiannya. Karena itu dibutuhkan sebuah solusi hingga hal seperti ini tidak terjadi. Kini teknologi timbangan sudah berkembang dengan pesat, Timbangan Digital lebih banyak digunakan karena hasil pengukurannya yang lebih akurat dan presisi. Timbangan digital merupakan solusi untuk kebutuhan timbangan baik yang berskala kecil maupun skala besar. Digi Teraoka Seiko adalah Perusahaan yang khusus bergerak di bidang Timbangan Digital. Perusahaan ini telah hadir untuk pertama kali di Jepang sejak tahun 1932 dan masuk ke Indonesia sejak tahun 1978 dengan nama [...]
